:YAHUDI "RACUN MAKANAN YANG SENGAJA DITEBAR":::
Part III
ISLAM Bersatu Muallaf Berseru-
Mengapa Seakan Yahudi Menguasai Dunia, Ambil yang baik,buang yang
buruk,mana yang baik untuk diterapkan dan disebarkan pada umat.
Multinasional di bidang
industri makanan, tidak saja untuk menguasai perut seluruh bangsa,
tetapi menguasai pula teknologi biokimia. Sehingga komponen bahan kimia
makanan dibuat dengan perencanaan tertentu yang dapat mempengaruhi
mental dan sikap perilaku bangsa-bangsa agar tunduk pada kemauan mereka.
Sedikit demi sedikit, bangsa di muka bumi harus beralih pada makanan
yang diproduksi kaum Yahudi dan bersifat massal, sehingga memberikan
keuntungan ganda, yaitu:
1. Secara ekonomis mereka diuntungkan
2. Secara budaya mereka seakan dibanggakan
3. Secara perlahan kita meninggalkan budaya kita
4. Tujuannya ialah melemahkan akal generasi bangsa
5. Jika umat banyak yang tumpul akalnya, maka segalanya, politik,
kekayaan alam, pendidikan, penyiaran media massa, arus, dan segalanya
dapat mereka atur dengan begitu mudah
Pabrik makanan dan
minuman yang mendunia harus dipupuk dan dikembangkan menjadi bagian dari
gaya hidup seluruh bangsa. Mereka harus bangga dengan makanan produksi
kaum Yahudi. Pada saat yang bersaman, gerakan tersebut mematikan pula
segala bentuk produksi makanan dan minuman negara lain yang dianggap
primitif.
Dengan kemampuan mereka melakukan rekayasa di bidang
bahan kimia makanan serta "mesin makanan perekayasa genetika"
(genetically engineered food), ini memungkinkan gerakan zionis mampu
memanipulasi struktur genetik manusia, disesuaikan dengan keinginan
mereka. Bahkan, beberapa zat aditif di bidan industri makanan direkayasa
sedemikian rupa, hingga mempunyai cita-rasa yang lezat, sekaligus ada
semacam "maksud tersembunyi " yang secara sangat rahasia disisipkan
dalam bentuk pelezat dan pengawet makanan --seperti zat aditif: gelatin,
pemanis buatan (aspartime/nutrasweet), zat pewarna, monosodium
glutamate, kafein, nikotin dan sebagainya.
Sebagai contoh
kecilnya, zat MSG (monosodium glutamate ) atau dikenal vetsin yang
dikonsumsi cukup besar oleh masyarakat kita. Ternyata, MSG membawa pada
berbagai akibat sampingan yang cukup serius.
Bahkan, di negara
maju telah diprotes pemakaian MSG tersebut Bila MSG dikonsumsi melebihi
dosis tertentu dapat menyebabkan beberapa akibat sampingan, seperti di
bawah ini:
- sakit kepala (headache), pusing (migrain),
- sakit perut (stomach upset),
- diare,
- serangan asma (asthamatic attacks),
- sesak nafas (shortness of breath),
- keluar ingus dari hidung (runny nose),
- rasa takut dan tegang (anxiety and panic),
- depresi dan sebagainya.
Juga apabila dikonsumsi melebihi dosis, vetsin dapat pula menyebabkan
daya ingat pengonsumsinya menurun serta sindrom kehilangan ingatan
(symptom memory loss) dan mudah marah. Lantas kita berpikir,
"Jangan-jangan banyak terjadinya tawuran dan mudahnya masyarakat
terprovokasi dikarenakan masyarakat banyak memakan vetsin?" terlebih
vetsin sepertinya ingin di anggap pemerintah sebagai makanan rakyat,
secara tidak langsung meracuni rakyat lewat produk Mie Instant seperti
Indomie.
Kaum Iluminati menyadari bahwa cita-cita menguasai
"dunia baru" berarti harus membuat kesejahteraan dan menciptakan manusia
unggul yang direkayasa melalui bio-engineering, seleksi sel pembawa
keturunan (DNA); atau dengan kata lain menciptakan bio-robotic, sosok
manusia unggul yang dapat dikendalikan. Walaupun bagi orang awam, hal
tersebut semacam dongeng atau fiksi belaka. Akan tetapi, bagi kaum
Yahudi bukan hal yang luar biasa. Kemajuan di dunia kedokteran,
biokimia, pengkloningan merupakan evolusi ilmu pengetahuan yang
dimanfaatkan tanpa mempertunbangkan etika, apalagi moral agama.
Oleh karena itu, "warga negara dunia" harus mempunyai gizi yang tinggi
agar dapat menjadi manusia-manusia yang unggul, sebagaimana yang
diimpikan Friedrich W. Nietzsche dengan Ubermensch-nya (manusia
unggulan) yang hanya dapat mengendalikan dunia.
BAHAYA LAIN VETSIN / MonoSodium Glutamate
Mungkin kita berpikir, tak ada masalah jika mengonsumsi MSG dalam
jumlah besar karena glutamat secara alami sudah ada dalam tubuh. Selain
itu, proses pembuatannya pun alami (secara fermentasi) tidak memakai
bahan-bahan kimia berbahaya. Tapi, beberapa penelitian menyebutkan MSG
dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan seperti
kegemukan, kerusakan otak, kerusakan sistem syaraf, depresi, sampai
kanker. Hal tersebut dikarenakan glutamat yang ada dalam makanan segar
seperti daging dan beberapa sayuran ada dalam bentuk terikat dengan asam
amino lain membentuk protein. Sedangkan glutamat dalam bentuk bebas
seperti MSG merupakan senyawa exitotoxin atau beracun.
Yang
paling mengkhawatirkan adalah dampaknya pada otak. Mengenai hal itu
seorang profesor di Northwestern University Medical School, George E.
Shambaugh, Jr., MD menyebutkan, “…ketika sel-sel neuron di otak menerima
senyawa ini (MSG-red.), mereka menjadi sangat bergairah dan
meningkatkan impulsnya sampai pada tingkat kelelahan yang sangat tinggi.
Tapi, beberapa jam kemudian neuron-neuron tersebut mati seakan-akan
mereka bergairah untuk mati”.
Jika banyak sel neuron yang mati,
maka fungsi otak pun dapat menurun, yang tentunya sangat berbahaya bagi
perkembangan otak, terutama anak-anak. Dalam suatu percobaan, anak-anak
yang mengonsumsi sup mengandung MSG dan minum dengan Nutrasweet (soft
drink) darahnya akan mempunyai tingkat excitotoxin (keracunan) 6 kali
lebih besar dari excitotoxin yang menghancurkan hypothalamus neuron pada
bayi tikus. Jadi, menurut Prof. George E. Shambaugh, makin muda anak,
makin besar bahaya yang dapat ditimbulkan MSG pada otak.
MSG
juga sering dikait-kaitkan dengan masalah kanker. Dr. Russell Blaylock
seorang dokter ahli bedah otak dalam artikel "Health and Nutrition
Secrets" menyebutkan, glutamat bebas dan senyawa excitotoxin lainnya
(seperti aspartame dalam soft drink) dapat menghasilkan jumlah radikal
bebas yang sangat banyak dalam jaringan tubuh. Jika radikal-radikal
bebas ini terus-menerus membombardir DNA, maka gen kanker akan
teraktivasi dan menimbulkan kanker. Walaupun di dalam tubuh sudah
terdapat enzim yang berfungsi menangkap dan menetralisasi radikal bebas
tersebut, tetap saja kemungkinan ini akan lebih mudah terjadi bila gen
orang tersebut mudah terserang kanker, sistem kekebalan tubuhnya rendah,
dan pola hidup tidak sehat.
Untuk meningkatkan daya tahan
tubuh tersebut, makanan yang dikonsumsi harus berimbang. Dalam hal ini,
untuk meredam radikal bebas yang disebabkan MSG, konsumsi makanan yang
banyak mengandung vitamin C, vitamin E, dan co-enzym Q10 dalam lemak
akan sangat membantu. Selain itu, untuk memperkuat rasa, bisa digunakan
bahan penyedap lain seperti kecap, santan kelapa, dan bumbu tradisional
lainnya yang aman
Ada cara tepat untuk masak tanpa MSG yakni
dengan menggunakan udang kering alias udang ebi dan ikan teri.. saya
sudah membuktikannya dengan mulut dan lidah saya sendiri. Caranya :
tumbuk halus udang ebi atau ikan teri hingga menjadi tepung. Pada saat
anda masak gunakan itu sebagai pengganti MSG, rasanya tetap maknyuss…
bila males numbuk bisa juga cemplungin langsung.
Alternatif
lain yaitu dengan kepala udang dan dilakukan dengan cara yang sama yaitu
ditumbuk, kalo untuk tumisan dan sambal lebih sedap bila pake terasi.
Begitu saja vetsin alamiah yang saya tahu
Tidak hanya makanan
dan minuman, kaum Iluminati juga harus cerdas dan terus mengembangkan
teknologi canggih dalam biokimia, khususnya "obat-obat" setan (seperti
LSD, ekstasi, obat bius serta psikotropika, mariyuana, narkotik, dan
sebagainya) yang harus ditangani dan diorganisasi secara rapi. Generasi
muda harus dibius dengan obat-obat setan tersebut, sehingga secara
mental, mereka tidak mampu tampil sebagai generasi yang potensial dan
karenanya lebih mudah memusnahkannya dari muka bumi. Hukum alam akan
menyeleksi mereka. Hanya "bibit unggul" yang akan lolos dari pertarungan
membangun dunia baru tersebut.
Mari tinggalkan segala jenis MSG / VETSIN / PENYEDAP MASAKAN / PENYEDAP RASA, beralih pada resep bumbu alami
SENJATA MENJAJAH TAK HARUS BERUPA SENJATA TAJAM !!! IA BISA BERUPA
MAKANAN, PAKAIAN, VAKSIN, FILM, LAGU, INTERNET, KURIKULUM, EKONOMI,
BUDAYA DSB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar